Jumat, 24 Mei 2024
Follow:
Home
Rakor KPK Tingkatkan Indeks Perilaku Anti Korupsi di Riau
Selasa, 14/Mei/2024 - 15:47:21 WIB
  Suasana Rakor IPAK KPK di Riau (mcr)
 
TERKAIT:
   
 
KLIKRIAU (PEKANBARU) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengadakan rapat koordinasi (Rakor) untuk meningkatkan dimensi pengalaman Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) di Provinsi Riau. Acara ini dilaksanakan di Kantor Gubernur Riau pada Selasa (14/5/2024).

Direktur Koordinasi dan Supervisi KPK RI Wilayah I, Edi Suryanto, menjelaskan bahwa dalam pemberantasan korupsi, KPK menerapkan tiga strategi utama.

"Ada strategi trisula. Pertama, pendekatan pendidikan masyarakat. Di sini kita menanamkan pada masyarakat lewat pendidikan tentang apa itu korupsi. Jadi tidak ada niatan mereka untuk korupsi sejak awal," jelasnya.

Edi melanjutkan bahwa strategi kedua adalah pendekatan pencegahan atau upaya preventif. Ia mengatakan bahwa korupsi bisa terjadi karena kelemahan sistem yang ada, sehingga untuk mencegahnya diperlukan tindakan yang menghilangkan kesempatan dan peluang.

 "Yang ketiga adalah pendekatan penindakan. Saat pelaku tertangkap, diberikan penindakan untuk menimbulkan efek jera dan memberikan kesadaran pada pelaku," lanjutnya.

Edi menjelaskan bahwa IPAK mengukur tingkat permisivitas masyarakat terhadap perilaku anti korupsi. IPAK juga mencakup pendapat mereka terhadap kebiasaan dan pengalaman yang berhubungan dengan pelayanan publik.

"IPAK mengukur permasalahan korupsi yang terbilang kecil, bukan permasalahan korupsi yang besar. Permasalahan kecil ini seperti gratifikasi yang terjadi di sekolah saat kelulusan atau pengambilan rapor," katanya.

Ia menekankan pentingnya perubahan mental untuk mengatasi korupsi kecil. "Kalau tidak ada perubahan mental, kita tidak akan tahu kapan korupsi kecil ini berakhir. Walau tidak mudah, kita harus mengubahnya," ajak Edi.

Rakor ini juga dihadiri oleh Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Elly Wardhani, Inspektur Daerah Provinsi Riau, Sigit Juli Hendriawan, dan beberapa PTP terkait. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat serta pemerintah daerah dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi melalui pendidikan dan penindakan yang lebih efektif.(mcriau)

 
Berita Terbaru >>
Persiapan Kunjungan Presiden, Pekanbaru Fokus pada Kebersihan
Kerusuhan Antara Jukir dan Ojol, Tiga Tersangka Ditangkap
Akademisi UMY: "Revisi UU Penyiaran Membahayakan Kebebasan Pers"
Tidak Ada Jokowi dan Gibran dalam Rakernas PDIP, Ini Alasannya
Risnandar Mahiwa Resmi Dilantik Sebagai Pj Wako Pekanbaru
KPK Investigasi Korupsi PGN, Kerugian Capai Ratusan Miliar
Delapan Tahun Menyamar, Tersangka Kasus Vina, Tertangkap
Sabu Seberat 13 Kg Gagal Diselundupkan di Nunukan
PJS Tolak RUU Penyiaran Baru, Potensi Mengintai Kemerdekaan Pers
Partai Koalisi Mulai Bahas Formasi Kabinet Prabowo-Gibran
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2022 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : redaksi.klikriau@gmail.com