Kamis, 23 Juli 2026
Follow:
Home
Warga Indragiri Hilir Selamat dari Serangan Buaya
Senin, 08 Juli 2024 - 20:15:55 WIB
  Zulkarnain (38) nyaris menjadi korban serangan buaya. (mcr)
 
TERKAIT:
   
 
PEKANBARU (KLIKRIAU.COM) - Zulkarnain (38) nyaris menjadi korban serangan buaya saat mandi di belakang rumahnya di RT 003/RW 002 Parit Kalimantan, Desa Penjuru, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Kejadian ini berlangsung pada Minggu (7/7) dini hari sekitar pukul 2.30 WIB.

Kepala Desa Penjuru, Saleh, mengungkapkan bahwa Zulkarnain mengalami serangan buaya saat air pasang. "Kejadiannya sekitar pukul 2.30 dini hari. Saat itu, Zulkarnain mandi di belakang rumahnya dan tiba-tiba diserang buaya," kata Saleh, Senin (8/7/24).

Setelah dilakukan pemeriksaan medis oleh Riki Amk Skep, ditemukan luka lecet di dekat pergelangan tangan serta kulit memutih berukuran 7 cm x 6 cm. "Korban juga merasakan nyeri, panas, serta perasaan cemas dan gelisah akibat trauma kejadian," jelas Saleh.

Untuk pengobatan, luka korban dibersihkan menggunakan air mengalir, diberi antiseptik, dan obat-obatan seperti Amoxicillin, Asmet, dan Dexamethasone. "Petugas medis menyarankan korban untuk istirahat dan segera melaporkan jika ada infeksi lebih lanjut," tambah Saleh.

Saleh menceritakan bahwa Zulkarnain diserang oleh buaya berukuran sekitar 3 meter. "Buaya menyerang tangan sebelah kiri Zulkarnain dan menyeretnya ke tengah sungai sekitar 15 meter dari pelabuhan," jelasnya.

Beruntung, Zulkarnain berhasil melawan dengan memukul buaya menggunakan ujung jarinya dan mencucuk mata buaya, sehingga buaya melepaskan gigitannya. "Setelah bebas dari gigitan buaya, korban berenang ke arah pelabuhan dan duduk di pelantar pelabuhan," ucap Saleh.

Zulkarnain yang masih dalam kondisi trauma langsung dibawa istrinya ke rumah untuk diobati.

Kepala BKSDA Riau, Genman Suhefti Hasibuan, mengatakan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan pemerintah daerah setempat. "Staf BKSDA Riau akan dikirim untuk berkoordinasi dengan Pemda setempat," kata Genman.

Genman juga menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan cek dan penanganan dini di lapangan. "Sungai-sungai di Inhil merupakan habitat buaya, sehingga BBKSDA Riau bekerja sama dengan Pemda Inhil," lanjut Genman. Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan warga. "Kami sudah memberikan himbauan berupa pamflet di lokasi-lokasi yang menjadi habitat buaya agar warga berhati-hati beraktivitas. Bila dimungkinkan, warga dapat menghindarinya," imbau Genman.(*)

Sumber : MCRiau

 
Berita Terbaru >>
Dukung Operasi Migas Berkelanjutan, SKK Migas dan KKKS Sumbagut Dalami Regulasi Lingkungan
PT Selaras Abadi Utama Salurkan Bantuan Lintas Sektor untuk Masyarakat di Kecamatan Pelalawan
Wamendikdasmen Tinjau Revitalisasi SLB dan Digitalisasi Pendidikan Inklusif
Bupati Siak Perjuangkan Hak DBH bagi Daerah Penghasil SDA
Ketua Umum SMSI Kukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa di Lampung Mengawal Desa, Mencegah Jaksa
Kericuhan Pecah di DPRD Riau, Pendukung Dua Anggota Dewan Terlibat Bentrok Fisik
Menambah Daya, Menjaga Produksi: Kisah di Balik Penguatan Kelistrikan Lapangan Libo Zona Rokan
Penguatan AD/ART, PWI Pusat Sosialisasi Lima PO
Kajati Riau Tunjuk Dodi Wiraatmaja Jadi Plt Kajari Bengkalis
Perkuat Timnas Olimpiade Sains Tingkat Internasional, Dua Siswa MAN 1 Pekanbaru Siap Berlaga di Turki dan Vietnam
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2025 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : [email protected]