Senin, 08 Juni 2026
Follow:
Home
Warga Indragiri Hilir Selamat dari Serangan Buaya
Senin, 08 Juli 2024 - 20:15:55 WIB
  Zulkarnain (38) nyaris menjadi korban serangan buaya. (mcr)
 
TERKAIT:
   
 
PEKANBARU (KLIKRIAU.COM) - Zulkarnain (38) nyaris menjadi korban serangan buaya saat mandi di belakang rumahnya di RT 003/RW 002 Parit Kalimantan, Desa Penjuru, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Kejadian ini berlangsung pada Minggu (7/7) dini hari sekitar pukul 2.30 WIB.

Kepala Desa Penjuru, Saleh, mengungkapkan bahwa Zulkarnain mengalami serangan buaya saat air pasang. "Kejadiannya sekitar pukul 2.30 dini hari. Saat itu, Zulkarnain mandi di belakang rumahnya dan tiba-tiba diserang buaya," kata Saleh, Senin (8/7/24).

Setelah dilakukan pemeriksaan medis oleh Riki Amk Skep, ditemukan luka lecet di dekat pergelangan tangan serta kulit memutih berukuran 7 cm x 6 cm. "Korban juga merasakan nyeri, panas, serta perasaan cemas dan gelisah akibat trauma kejadian," jelas Saleh.

Untuk pengobatan, luka korban dibersihkan menggunakan air mengalir, diberi antiseptik, dan obat-obatan seperti Amoxicillin, Asmet, dan Dexamethasone. "Petugas medis menyarankan korban untuk istirahat dan segera melaporkan jika ada infeksi lebih lanjut," tambah Saleh.

Saleh menceritakan bahwa Zulkarnain diserang oleh buaya berukuran sekitar 3 meter. "Buaya menyerang tangan sebelah kiri Zulkarnain dan menyeretnya ke tengah sungai sekitar 15 meter dari pelabuhan," jelasnya.

Beruntung, Zulkarnain berhasil melawan dengan memukul buaya menggunakan ujung jarinya dan mencucuk mata buaya, sehingga buaya melepaskan gigitannya. "Setelah bebas dari gigitan buaya, korban berenang ke arah pelabuhan dan duduk di pelantar pelabuhan," ucap Saleh.

Zulkarnain yang masih dalam kondisi trauma langsung dibawa istrinya ke rumah untuk diobati.

Kepala BKSDA Riau, Genman Suhefti Hasibuan, mengatakan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan pemerintah daerah setempat. "Staf BKSDA Riau akan dikirim untuk berkoordinasi dengan Pemda setempat," kata Genman.

Genman juga menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan cek dan penanganan dini di lapangan. "Sungai-sungai di Inhil merupakan habitat buaya, sehingga BBKSDA Riau bekerja sama dengan Pemda Inhil," lanjut Genman. Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan warga. "Kami sudah memberikan himbauan berupa pamflet di lokasi-lokasi yang menjadi habitat buaya agar warga berhati-hati beraktivitas. Bila dimungkinkan, warga dapat menghindarinya," imbau Genman.(*)

Sumber : MCRiau

 
Berita Terbaru >>
Persija Resmi Tunjuk Shin Tae Yong Jadi Pelatih
PDIP Beri Salinan Ijazah Jokowi ke YouTuber Mikhael Sinaga
KPK Tahan Dua Tersangka Baru Korupsi Kuota Haji
Cuaca Panas, Siak Waspadai Karhutla Lahan Gambut
Pemprov Riau Perkuat Pencegahan Kekerasan Perempuan dan Anak
Plt Gubri Apresiasi Strategi TP-PKK Pekanbaru Dongkrak PAD
Masa Jabatan Ingot Berakhir, Syamsuir Jadi Plh Sekda
Setelah Menanti 20 Tahun, Warga Balaikayang Siak Terima Sertifikat Hak Milik
Setahun Menjabat, Afni-Syamsurizal Benahi BUMD, Bangun Jalan ke Pelosok dan Cicil Utang Rp231,7 Miliar
PHR Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Perkuat Kemandirian Energi dan Kinerja Berkelanjutan
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2025 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : [email protected]