Senin, 08 Juni 2026
Follow:
Home
Empat Rakit PETI Dibakar, Gubri: Tak Ada Toleransi
Kamis, 31 Juli 2025 - 22:30:25 WIB
  Empat rakit PETI dimusnahkan petugas gabungan di Pintu Gobang Kari, Kecamatan Kuantan Tengah, Kuansing Kamis (31/7/25). (mcr)  
TERKAIT:
   
 
KLIKRIAU.COM, PEKANBARU – Empat rakit penambangan emas tanpa izin (PETI) dimusnahkan petugas gabungan di Pintu Gobang Kari, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Kamis (31/7/2025). 

Operasi dipimpin langsung Wakapolda Riau Brigjen Jossy Kusumo bersama Dirreskrimsus, Dansat Brimob, Kabid Propam, Dirsamapta Polda Riau, dan Kapolres Kuansing Kombes Raden Ricky Pratidiningrat.

“Begitu tiba di lokasi, personel langsung membakar empat rakit yang digunakan untuk aktivitas PETI,” kata Brigjen Jossy.

Meskipun petugas sempat melihat keberadaan pelaku di sekitar lokasi, para penambang berhasil melarikan diri karena lebih dahulu menyadari kedatangan aparat. Di lokasi, tim juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit mesin pompa, gulungan selang, tampi dulang emas, drum plastik, dan karpet cacing.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengatakan, operasi ini bagian dari pendekatan Green Policing, yakni penegakan hukum yang berpihak pada kelestarian lingkungan. “Kami tidak hanya menindak, tapi juga membangun kesadaran kolektif agar masyarakat paham pentingnya menjaga lingkungan,” ujar Herry.

Ia menambahkan, Polda Riau juga telah berkoordinasi dengan Polda Sumatera Barat, mengingat hulu Sungai Kuantan berada di wilayah provinsi tetangga. “Kerusakan lingkungan tidak mengenal batas administratif. Persepsi publik bisa terbentuk dari satu unggahan media sosial, dan itu memengaruhi citra masyarakat Riau secara keseluruhan,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Riau Abdul Wahid menegaskan sikap tegas pemerintah terhadap aktivitas tambang ilegal, terlebih menjelang Festival Pacu Jalur. “Saya bersama Kapolda, Bupati, Danrem, dan Kajati sepakat tidak ada lagi toleransi terhadap kegiatan merusak sungai,” tegasnya.

Gubernur juga menyatakan Pemprov Riau tengah menyiapkan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) sebagai solusi legal bagi masyarakat. “Kami ingin masyarakat tetap bisa bekerja, tapi secara sah, aman, dan berkelanjutan,” tutup Wahid.(mcriau)

 
Berita Terbaru >>
Persija Resmi Tunjuk Shin Tae Yong Jadi Pelatih
PDIP Beri Salinan Ijazah Jokowi ke YouTuber Mikhael Sinaga
KPK Tahan Dua Tersangka Baru Korupsi Kuota Haji
Cuaca Panas, Siak Waspadai Karhutla Lahan Gambut
Pemprov Riau Perkuat Pencegahan Kekerasan Perempuan dan Anak
Plt Gubri Apresiasi Strategi TP-PKK Pekanbaru Dongkrak PAD
Masa Jabatan Ingot Berakhir, Syamsuir Jadi Plh Sekda
Setelah Menanti 20 Tahun, Warga Balaikayang Siak Terima Sertifikat Hak Milik
Setahun Menjabat, Afni-Syamsurizal Benahi BUMD, Bangun Jalan ke Pelosok dan Cicil Utang Rp231,7 Miliar
PHR Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Perkuat Kemandirian Energi dan Kinerja Berkelanjutan
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2025 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : [email protected]