Senin, 08 Juni 2026
Follow:
Home
Harimau Serang Pekerja di Konsesi PT Arara Abadi
Sabtu, 01 Agustus 2025 - 19:15:55 WIB
  Ilustrasi (net)  
TERKAIT:
   
 
KLIKRIAU.COM,PEKANBARU – Seorang pekerja borongan diserang harimau sumatera saat melakukan perawatan tanaman akasia di areal konsesi PT Arara Abadi, Kabupaten Pelalawan, Jumat (1/8/2025) sekitar pukul 09.00 WIB. Korban, Abdul Susanto (40), warga asal Lampung, mengalami luka serius dan harus dirujuk ke rumah sakit untuk perawatan intensif.

Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara menjelaskan, kejadian berlangsung saat korban menyemprot gulma di Petak 178 Kanal 9, Distrik Merawang, Kecamatan Teluk Meranti. Abdul saat itu bekerja bersama dua rekannya, Ridwan Firdaus (42) dan Ujang (45).

“Begitu mendengar teriakan dan suara harimau, kedua saksi yang berjarak sekitar 10 meter langsung berlari ke arah korban sambil berteriak untuk mengusir satwa buas tersebut,” kata AKBP John Louis.

Usai harimau menjauh, korban digendong sejauh 300 meter ke arah kanal terdekat, lalu dievakuasi menggunakan perahu ketinting ke Klinik Distrik Merawang. Karena luka yang diderita cukup serius, korban kemudian dirujuk ke Puskesmas Teluk Meranti dan selanjutnya ke RSUD Selasih Pelalawan.

“Luka korban paling parah, pada lengan kanan bagian atas korban mengalami patah tulang. Luka tambahan juga terdapat di bahu kanan, baik bagian depan maupun belakang,” jelas Kapolres.

Selain patah tulang, Abdul juga mengalami luka robek di kepala kiri sepanjang 8x4 cm, luka 20 cm dan 15 cm di kepala kanan, serta luka di pelipis dan leher dengan berbagai ukuran.

Kapolres memastikan pihaknya telah melakukan langkah awal penanganan, termasuk berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau dan pihak perusahaan.

“Kami bersama BKSDA akan memeriksa jejak dan potensi keberadaan harimau tersebut di sekitar lokasi, agar dapat diambil langkah antisipasi demi keselamatan para pekerja lainnya,” tegasnya.

Ia juga mengimbau seluruh masyarakat dan pekerja di kawasan hutan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan keberadaan satwa liar.

“Jika melihat tanda-tanda keberadaan harimau atau satwa liar lainnya, segera laporkan ke pihak yang berwenang agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat,” tutup AKBP John Louis.*(mcriau)

 
Berita Terbaru >>
Persija Resmi Tunjuk Shin Tae Yong Jadi Pelatih
PDIP Beri Salinan Ijazah Jokowi ke YouTuber Mikhael Sinaga
KPK Tahan Dua Tersangka Baru Korupsi Kuota Haji
Cuaca Panas, Siak Waspadai Karhutla Lahan Gambut
Pemprov Riau Perkuat Pencegahan Kekerasan Perempuan dan Anak
Plt Gubri Apresiasi Strategi TP-PKK Pekanbaru Dongkrak PAD
Masa Jabatan Ingot Berakhir, Syamsuir Jadi Plh Sekda
Setelah Menanti 20 Tahun, Warga Balaikayang Siak Terima Sertifikat Hak Milik
Setahun Menjabat, Afni-Syamsurizal Benahi BUMD, Bangun Jalan ke Pelosok dan Cicil Utang Rp231,7 Miliar
PHR Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Perkuat Kemandirian Energi dan Kinerja Berkelanjutan
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2025 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : [email protected]