Kamis, 23 Juli 2026
Follow:
Home
Kapal Kempang Mati Mesin di Meranti, 90 Santri Dievakuasi
Kamis, 23 Oktober 2025 - 09:45:55 WIB
  Tim Basarnas Pekanbaru berhasil mengevakuasi 90 santri dari kapal Kempang yang mengalami mati mesin di Perairan Tanjung Samak, Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu malam (22/10/2025) sekitar pukul 21.10 WIB. 

 
TERKAIT:
   
 
PEKANBARU, KLIKRIAU.COM – Tim Basarnas Pekanbaru berhasil mengevakuasi 90 santri dari kapal Kempang yang mengalami mati mesin di Perairan Tanjung Samak, Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu malam (22/10/2025) sekitar pukul 21.10 WIB. Kapal yang berlayar dari Tanjung Samak menuju Selat Panjang itu mengalami kendala teknis di tengah perjalanan.

Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, menjelaskan bahwa laporan pertama diterima dari Satuan Polair Meranti pada pukul 21.10 WIB. “Kami menerima informasi bahwa kapal Kempang yang membawa sekitar 90 santri dari Tanjung Samak menuju Selat Panjang mengalami mati mesin di sekitar perairan Sungai Tohor, Desa Anak Ayam, Kecamatan Rangsang Barat,” ujarnya.

Budi mengatakan, koordinat lokasi kejadian tercatat di 0°53'22.75"N 102°56'46.96"E. Setelah laporan diterima, tim gabungan segera dikerahkan untuk melakukan evakuasi. “Pada pukul 21.30 WIB, tim rescue dari Unit Siaga SAR Meranti bersama Polair Meranti, BPBD Meranti, dan TNI AL Meranti langsung bergerak menuju lokasi kejadian,” jelasnya.

Sekitar 15 menit kemudian, tim SAR berhasil mencapai titik lokasi kapal yang terombang-ambing di perairan. “Tim tiba di lokasi pukul 21.45 WIB dan segera melakukan proses evakuasi terhadap seluruh penumpang,” kata Budi.

Menurutnya, proses penyelamatan berjalan dengan cepat dan terkendali berkat kerja sama antarinstansi. “Evakuasi berlangsung aman. Seluruh santri dipindahkan ke kapal lain dan dibawa menuju Desa Bantar, Kecamatan Rangsang Barat,” terangnya.

Ia memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. “Seluruh santri berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Budi menyampaikan apresiasi atas respons cepat semua pihak yang terlibat dalam operasi malam itu. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Polair Meranti, BPBD, dan TNI AL yang sigap membantu proses evakuasi di tengah kondisi gelap dan arus laut yang cukup kuat,” katanya.

Hingga Kamis pagi (23/10/2025), seluruh santri telah berada dalam kondisi aman di darat. Pihak Basarnas juga tengah berkoordinasi dengan pemilik kapal untuk memastikan penyebab pasti matinya mesin.

“Pemeriksaan terhadap kapal dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang. Kami juga mengimbau agar setiap kapal penumpang memastikan kelayakan mesin dan perlengkapan keselamatan sebelum berlayar,” pungkas Budi.(mcriau)

 
Berita Terbaru >>
Dukung Operasi Migas Berkelanjutan, SKK Migas dan KKKS Sumbagut Dalami Regulasi Lingkungan
PT Selaras Abadi Utama Salurkan Bantuan Lintas Sektor untuk Masyarakat di Kecamatan Pelalawan
Wamendikdasmen Tinjau Revitalisasi SLB dan Digitalisasi Pendidikan Inklusif
Bupati Siak Perjuangkan Hak DBH bagi Daerah Penghasil SDA
Ketua Umum SMSI Kukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa di Lampung Mengawal Desa, Mencegah Jaksa
Kericuhan Pecah di DPRD Riau, Pendukung Dua Anggota Dewan Terlibat Bentrok Fisik
Menambah Daya, Menjaga Produksi: Kisah di Balik Penguatan Kelistrikan Lapangan Libo Zona Rokan
Penguatan AD/ART, PWI Pusat Sosialisasi Lima PO
Kajati Riau Tunjuk Dodi Wiraatmaja Jadi Plt Kajari Bengkalis
Perkuat Timnas Olimpiade Sains Tingkat Internasional, Dua Siswa MAN 1 Pekanbaru Siap Berlaga di Turki dan Vietnam
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2025 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : [email protected]