444 Jemaah Haji Kloter BTH-09 Asal Bengkalis dan Pekanbaru Tiba di Batam, Mayoritas Tercatat Mengidap ISPA
KLIKRIAU.COM, BATAM — Rombongan jemaah haji Kloter BTH-09 yang berasal dari Kabupaten Bengkalis dan Kota Pekanbaru akhirnya menginjakkan kaki kembali di Tanah Air. Pesawat yang membawa ratusan jemaah tersebut mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, pada Kamis (11/6/2026) dini hari.
Kepulangan jemaah haji gelombang pertama ini menandai berakhirnya rangkaian ibadah haji bagi kloter tersebut di Tanah Suci.
"Alhamdulillah, penerbangan SV 5394 dari Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah telah lepas landas pada 10 Juni 2026 pukul 12.05 WAS, dan mendarat dengan selamat di Bandara Hang Nadim Batam pada 11 Juni 2026 estimasi pukul 01.30 WIB," ungkap Dr. H. Agus Saputera, Ketua Kloter BTH-09 dalam laporannya.
Profil dan Kondisi Jemaah
Berdasarkan data dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter BTH-09, total rombongan yang tiba berjumlah 444 orang, yang terdiri dari jemaah dan petugas pendamping.
Rincian Demografi Kloter BTH-09:
Total Jemaah & Petugas: 444 orang
Laki-laki: 204 orang
Perempuan: 240 orang
Kategori Usia: 279 orang berusia di bawah 60 tahun, dan 163 orang lanjut usia (lansia) di atas 60 tahun.
Terkait kondisi kesehatan, tim medis mencatat tingginya angka jemaah yang masuk dalam kategori Risiko Tinggi (Risti). Tercatat ada 343 jemaah berstatus Risti dengan rincian 145 risti berat, 87 risti sedang, dan 111 risti ringan.
"Dari pantauan medis kami selama di Tanah Suci hingga kepulangan, penyakit infeksi saluran pernapasan atau ISPA mendominasi keluhan jemaah. Tercatat ada 221 kasus ISPA. Selain itu, ada 26 jemaah yang secara khusus membutuhkan fasilitas kursi roda," jelas dr. Witri Wulandari selaku Dokter Kloter BTH-09.
Tabel 5 Penyakit Terbanyak Jemaah Kloter BTH-09:
Peringkat | Diagnosis Penyakit | Jumlah Kasus
1. ISPA (J00-J06) | 221
2. Diabetes Mellitus (E10-E14) | 58
3. Hipertensi (I10-I16) | 47
4. Xerosis Cutis / Kulit Kering (L80-L99) | 24
5. Myalgia / Nyeri Otot (M70-M79) | 17
Mutasi Tanazul dan Kabar Duka
Dalam proses pemulangan ini, Kloter BTH-09 juga menerima mutasi masuk (tanazul) sebanyak dua orang jemaah dari kloter lain untuk disegerakan kepulangannya karena alasan medis. Kedua jemaah tersebut adalah Nurmah binti Isya Ibrahim (66) dari Kloter BTH-10 dan Sarti Marto Abdullah (84) dari Kloter BTH-21.
"Kami menerima dua jemaah tanazul. Terdapat satu jemaah mutasi atas nama Ibu Sarti Marto Abdullah yang memerlukan pengawasan khusus dari petugas karena kondisi medis tertentu," tambah dr. Witri.
Di tengah rasa syukur atas kembalinya para jemaah, Kloter BTH-09 juga membawa kabar duka. Satu orang jemaah dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan ibadah di Tanah Suci.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, kami laporkan satu orang jemaah wafat di Makkah atas nama Marati Kasmuri Usman, usia 66 tahun. Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," pungkas Dr. H. Agus Saputera mengakhiri laporannya.
Selama penerbangan pulang ke Tanah Air, tidak ada kendala medis berarti yang membutuhkan penanganan darurat, dan seluruh jemaah yang membutuhkan kursi roda telah tertangani dengan baik setibanya di bandara tanpa memerlukan armada ambulans tambahan. Selanjutnya, para jemaah akan diproses oleh PPIH Embarkasi Batam sebelum dikembalikan ke daerah asal masing-masing di Provinsi Riau.*