Jumat, 24 Juli 2026
Follow:
Home
Tiga Peserta Meninggal Dunia
Wamensesneg Pastikan Program KDMP Tetap Berjalan
Kamis, 25 Juni 2026 - 07:05:12 WIB
  Peserta diklat calon pengelola program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) berbaris di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. (CNN INDONESIA/ IG/@kemhanRI)


 
TERKAIT:
   
 
KLIKRIAU.COM, JAKARTA – Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro memastikan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) tetap berjalan meski terdapat peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang meninggal saat mengikuti latihan dasar militer (latsarmil).

Juri menyebut pemerintah menyiapkan langkah mitigasi dan evaluasi atas peristiwa tersebut. Namun, kejadian itu tidak akan menghentikan program yang sedang berjalan.

“Peristiwa seperti itu akan ditangani sebaik-baiknya dan tentu dipisahkan dari kelanjutan program ini,” ujar Juri di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (24/6/2026).

Ia menegaskan program KDMP tetap dilanjutkan sesuai rencana pemerintah.

“Jadi program Koperasi Merah Putih tentu tetap lanjut,” katanya.

Tiga Peserta Meninggal


Sebelumnya, sedikitnya tiga peserta SPPI meninggal dunia saat mengikuti latsarmil calon pengelola KDMP dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di lokasi berbeda.

Korban pertama, Anisa Muyassaroh, mengikuti pendidikan di Satdik Dodikjur Rindam VI/Mulawarman Balikpapan, Kalimantan Timur. Ia mengalami gangguan kesehatan pada 18 Juni dan dinyatakan meninggal akibat heat stroke.

“Berdasarkan keterangan medis, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia akibat heat stroke,” kata Karo Infohan Setjen Kemenhan Brigjen Rico Ricardo Sirait.

Korban kedua, Yonanda Muhammad Taufiq, mengikuti pendidikan di Satdik Puslatpur Kodiklatad Baturaja, Sumatera Selatan. Ia meninggal akibat henti jantung (cardiac arrest) setelah kondisi kesehatannya menurun.

Korban ketiga, Novia Rahmadhani Sihotang, peserta Program SPPI KNMP 2026, meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSAU dr. Esnawan Antariksa. Berdasarkan pemeriksaan medis, korban diduga mengidap tuberkulosis (TB).

Kemenhan menyampaikan duka cita dan menyebut seluruh peserta telah melalui proses seleksi serta pemeriksaan kesehatan sebelum pelatihan.

Kritik DPR dan Amnesty

Menanggapi peristiwa tersebut, anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin meminta Kementerian Pertahanan dan TNI mengevaluasi pelatihan militeristik bagi calon pengelola koperasi.

Menurutnya, materi pengelolaan koperasi seharusnya lebih diprioritaskan dibanding latihan fisik.

“Mungkin materinya saja. Latihan menembak, baris-berbaris, panas-panasan dikurangi. Lebih baik diberikan pelatihan manajemen koperasi,” ujarnya.

Amnesty International Indonesia juga mengkritik pelaksanaan pelatihan tersebut. Direktur Eksekutif Amnesty, Usman Hamid, mempertanyakan urgensi pelatihan militer bagi calon pengelola koperasi dan nelayan.

“Ada banyak kejanggalan. Keluarga korban dan publik memiliki hak untuk mengetahui penyebab kematian dan mengusut tuntas siapa yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Amnesty menilai pelatihan manajerial dan keterampilan usaha lebih relevan dibanding pendekatan militeristik. Mereka juga menyoroti transparansi pemerintah terkait informasi kematian para peserta.

Meski mendapat kritik, pemerintah menyatakan program KDMP dan KNMP tetap dilanjutkan sembari melakukan evaluasi atas kejadian tersebut. (*)

 
Berita Terbaru >>
Dukung Operasi Migas Berkelanjutan, SKK Migas dan KKKS Sumbagut Dalami Regulasi Lingkungan
PT Selaras Abadi Utama Salurkan Bantuan Lintas Sektor untuk Masyarakat di Kecamatan Pelalawan
Wamendikdasmen Tinjau Revitalisasi SLB dan Digitalisasi Pendidikan Inklusif
Bupati Siak Perjuangkan Hak DBH bagi Daerah Penghasil SDA
Ketua Umum SMSI Kukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa di Lampung Mengawal Desa, Mencegah Jaksa
Kericuhan Pecah di DPRD Riau, Pendukung Dua Anggota Dewan Terlibat Bentrok Fisik
Menambah Daya, Menjaga Produksi: Kisah di Balik Penguatan Kelistrikan Lapangan Libo Zona Rokan
Penguatan AD/ART, PWI Pusat Sosialisasi Lima PO
Kajati Riau Tunjuk Dodi Wiraatmaja Jadi Plt Kajari Bengkalis
Perkuat Timnas Olimpiade Sains Tingkat Internasional, Dua Siswa MAN 1 Pekanbaru Siap Berlaga di Turki dan Vietnam
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2025 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : [email protected]