Jumat, 24 Juli 2026
Follow:
Home
LPSK Tolak Permohonan JC Mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya
Selasa, 14 Juli 2026 - 14:30:55 WIB
  Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya. (CNN Indonesia)  
TERKAIT:
   
 
KLIKRIAU.COM,JAKARTA – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) resmi menolak permohonan justice collaborator (JC) Sony Sonjaya. Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) ini dinilai tidak memenuhi persyaratan hukum yang berlaku.

Wakil Ketua LPSK, Susilaningtias, menyatakan keputusan ini mengacu pada UU Nomor 3 Tahun 2026. Selain itu, LPSK juga berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2025.

LPSK memiliki beberapa pertimbangan krusial sebelum memutuskan menolak permohonan tersebut. Salah satunya, Sony dianggap belum transparan dalam mengungkap aktor lain yang terlibat.

"Nama besar yang diduga terlibat belum disampaikan ke LPSK," kata Susi saat dikonfirmasi, Selasa (14/7/2026).

Selain itu, penyidik mengklasifikasikan Sony sebagai pelaku utama dalam kasus ini, bukan pelaku pendukung. Padahal, syarat utama JC adalah pelaku yang bersedia bekerja sama mengungkap peran pihak lain yang lebih besar.

LPSK juga tidak menemukan adanya ancaman nyata terhadap Sony. Terakhir, pihak Sony belum menyatakan kesediaan untuk mengembalikan hasil kekayaan dari tindak pidana korupsi tersebut.

"Kami memutuskan persyaratan tidak terpenuhi, sehingga permohonan ditolak," tegas Susi.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) juga telah menolak permohonan serupa yang diajukan Sony. Direktur Penyidikan Jampidsus, Syarief Sulaeman Nahdi, memberikan dua alasan utama penolakan tersebut.

Pertama, penyidik menegaskan Sony adalah pelaku utama dalam kasus jual beli titik SPPG. Karena posisinya sebagai aktor kunci, ia tidak memenuhi syarat sebagai pelaku tingkat kedua.

Kedua, Sony dinilai belum kooperatif dalam pemeriksaan. Hingga kini, ia masih menyangkal perbuatannya dalam kasus korupsi MBG.

"Dalam pemeriksaan kemarin, yang bersangkutan belum mengakui perbuatannya seperti yang disangkakan," jelas Syarief, Selasa (23/6/2026).

Padahal, mengakui kesalahan merupakan salah satu syarat mutlak agar permohonan justice collaborator dapat diterima oleh penegak hukum.(*)

Sumber : Cnn Indonesia


 
Berita Terbaru >>
Dukung Operasi Migas Berkelanjutan, SKK Migas dan KKKS Sumbagut Dalami Regulasi Lingkungan
PT Selaras Abadi Utama Salurkan Bantuan Lintas Sektor untuk Masyarakat di Kecamatan Pelalawan
Wamendikdasmen Tinjau Revitalisasi SLB dan Digitalisasi Pendidikan Inklusif
Bupati Siak Perjuangkan Hak DBH bagi Daerah Penghasil SDA
Ketua Umum SMSI Kukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa di Lampung Mengawal Desa, Mencegah Jaksa
Kericuhan Pecah di DPRD Riau, Pendukung Dua Anggota Dewan Terlibat Bentrok Fisik
Menambah Daya, Menjaga Produksi: Kisah di Balik Penguatan Kelistrikan Lapangan Libo Zona Rokan
Penguatan AD/ART, PWI Pusat Sosialisasi Lima PO
Kajati Riau Tunjuk Dodi Wiraatmaja Jadi Plt Kajari Bengkalis
Perkuat Timnas Olimpiade Sains Tingkat Internasional, Dua Siswa MAN 1 Pekanbaru Siap Berlaga di Turki dan Vietnam
 


Home

Redaksi | Pedoman Media Siber | Indeks Berita
© 2012-2025 PT Media Klik Riau, All rights reserved.
Comments & suggestions please email : [email protected]