KLIKRIAU.COM, PEKANBARU – Kericuhan terjadi di Gedung DPRD Riau, Kamis (16/7/2026), ketika dua kelompok pendukung anggota DPRD Riau terlibat bentrok fisik di area lobi gedung. Insiden tersebut sempat membuat suasana mencekam dan mengganggu aktivitas di lingkungan legislatif.
Keributan diduga dipicu memanasnya rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Sebelum bentrokan terjadi, suasana rapat di Ruang Medium lebih dahulu memanas setelah terjadi adu argumen antara Wakil Ketua DPRD Riau, Parisman Ikhwan atau Iwan Patah, dengan Ketua Komisi V DPRD Riau, Indra Gunawan Eet.
Usai rapat, sejumlah pendukung Iwan Patah berdatangan ke Gedung DPRD Riau dan memasuki Ruang Medium. Beberapa saat kemudian, Indra Gunawan Eet juga tiba di lokasi untuk memastikan rapat telah berakhir.
Tak lama berselang, Iwan Patah memasuki ruangan didampingi para pendukungnya. Kedua politisi Partai Golkar itu bahkan sempat saling berpelukan, sehingga situasi sempat terlihat mencair.
Namun, ketegangan kembali muncul ketika keduanya hendak meninggalkan ruangan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, keributan dipicu teriakan yang diduga bersifat provokatif dari salah seorang pendukung hingga memicu aksi saling dorong dengan petugas keamanan DPRD yang berusaha meredam situasi.
Dalam upaya mengendalikan keadaan, terjadi adu mulut antara massa dan petugas keamanan. Kondisi itu kemudian berkembang menjadi aksi saling pukul di depan ruang rapat. Seorang petugas keamanan dilaporkan beberapa kali terjatuh saat berusaha mengamankan situasi.
Kericuhan semakin meluas setelah kelompok pendukung Indra Gunawan Eet turut berdatangan ke lokasi. Bentrokan kemudian bergeser hingga ke area lobi Gedung DPRD Riau. Seorang pendukung dilaporkan sempat terjatuh dalam insiden tersebut.
Melihat situasi semakin memanas, Parisman Ikhwan dan Indra Gunawan Eet turun langsung menenangkan para pendukung masing-masing. Setelah kedua kelompok dipisahkan, kondisi di Gedung DPRD Riau akhirnya kembali kondusif.
Anggota DPRD Riau, Andi Darma Taufik, yang mengaku menyaksikan langsung peristiwa tersebut, menyesalkan terjadinya keributan di lingkungan DPRD Riau.
"Ini tak bisa dibiarkan. Ini lembaga terhormat. Kita akan laporkan ke polisi," tegas Andi Darma Taufik.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pimpinan DPRD Riau maupun pihak kepolisian terkait penyebab pasti bentrokan, jumlah korban, maupun langkah hukum yang akan diambil.
Informasi mengenai kronologi insiden masih menunggu penjelasan resmi dari pihak berwenang.*